Viral Hadiah Umroh Anak Lomba Gerak Jalan Diganti TV, Alasannya Gegara Belum Punya Hak Pilih

Josh alias Rifky (12 tahun), peserta jalan sehat Anak Rakyat di Lapangan Tala Tamalanrea, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada Minggu (13/8), mendapatkan hadiah umrah. Tapi hadiah umrah itu dibatalkan panitia—diganti jadi televisi (tv) dan dispenser. Alasan panitia: Rifky masih di bawah umur, belum punya kartu tanda penduduk (KTP), dan belum memiliki hak memilih di Pemilu 2024. Kisah Rifky pun viral di media sosial.

Sugali Halim selaku panitia menuturkan umrah merupakan hadiah utama yang memang dikhususkan untuk orang dewasa. 

“Kami sudah menyampaikan, baik pada saat distribusi kupon maupun di panggung, bahwa hadiah utama yaitu umrah harus ber-KTP,” ucap Sugali. 

“Jadi ketika (Rifky) diverifikasi, diminta KTP, tidak ada sehingga dengan sendirinya kami batalkan karena itu sudah menjadi SOP,” tambahnya. 

Ia mengatakan panitia pasti akan diprotes peserta lain jika tetap memberikan hadiah umrah ke Rifky yang belum ber-KTP. Kemenangan Josh dibatalkan karena dinilai belum punya hak memilih pada Pemilu 2024 mendatang. 

Event jalan sehat bertajuk “Merdeka Anak Rakyat” berhadiah umrah itu digagas Yayasan Anak Rakyat di Lapangan Tala Bumi Tamalanrea Permai (BTP), Makassar. Saat pengundian, nomor peserta 01427 beruntung mendapatkan hadiah utama umrah yang dicabut pada kota undian. 

Rifky yang memiliki nomor tersebut kemudian naik ke atas panggung setelah dipanggil oleh pembawa acara. Namun, ketika sudah di panggung, tiba-tiba panitia membatalkan hadiah umrah tersebut dengan alasan pemenang masih anak-anak. Walaupun sudah memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK), pemenang dinilai belum punya hak memilih pada Pemilu 2024 mendatang.

Rifky pun langsung sedih dan menangis. Melihat hal itu, panitia kemudian menggantikan dengan hadiah televisi dan dan dispenser yang nilainya sangat jauh dari hadiah utama umrah. Melihat hal itu, Indah Astriani, ibu Rifky langsung melayangkan protes kepada panitia. Indah yang mendampingi anaknya mengatakan hadiah utama tetap harus diberikan.

“Kalau alasan anak saya masih kecil dan belum bisa memilih, kan ada saya. Ini jelas tidak adil bagi kami. Anak saya tidak berhenti menangis.” “Haknya dirampas. Masa hadiah umrah digantikan televisi dan dispenser,” katanya.



sumber : https://www.tvonenews.com/daerah/sulawesi/145468-hadiah-umroh-malah-diganti-tv-ini-kata-panitia-jalan-sehat-anak-rakyat