Kisah nyata “Catatan Hati Perempuan” menghadirkan episode terbarunya dengan judul “Kolor Ijo Berulah Bikin Warga Resah”. Mengangkat sebuah cerita perempuan yang terjebak di dalam keluarga yang menuju jurang kesesatan akibat himpitan ekonomi.
Setelah kematian ayahnya, hidup WULAN jadi semakin terpuruk. Ia terpaksa menjadi tulang punggung keluarga, menggantikan sosok ayah yang selama ini menjadi satu-satunya penyangga kehidupan mereka. Ibunya, NARTI, adalah perempuan keras kepala yang menyimpan banyak luka hidup, namun enggan berjuang. Ia terbiasa menuntut dan menyalahkan, menyuruh anak-anaknya menghidupi dirinya dengan dalih telah membesarkan mereka seorang diri.
Wulan sudah terbiasa bekerja sejak kecil. Dari mulai jadi pengamen di terminal, menjadi loper koran sebelum subuh, hingga membantu membawa belanjaan orang di pasar. Ia tidak pernah berharap banyak. Yang penting bisa makan, bisa bayar sekolah, dan bisa bertahan. Namun kakaknya, WIRYO, justru berjalan ke arah yang berseberangan. Wiryo adalah pemuda pengangguran yang tenggelam dalam lingkaran setan judi dan alkohol.
Setiap malam pulang dalam keadaan mabuk, membawa kabar buruk dan menambah masalah. Hingga akhirnya ia terlilit hutang besar yang membuat nyawanya di ujung tanduk. Rentenir datang silih berganti, mengancam akan membunuh jika utang tak dilunasi. Saat itu, Wulan sendiri sedang kehilangan pegangan. Ia baru saja dipecat dari pekerjaannya di toko kelontong karena difitnah mencuri uang.
Tak ada yang mau mendengar pembelaannya. Latar belakang kemiskinan membuatnya langsung dicap bersalah. Dengan luka hati dan beban yang nyaris tak tertanggungkan, ia pulang ke rumah hanya untuk disambut teriakan ibunya yang menuntut uang, dan kakaknya yang lagi ketakutan karena mau dibunuh rentenir jika tidak melunasi hutang-hutangnya. Namun yang paling mengejutkan, ibunya sendiri, Narti, yang sudah lama menyimpan dendam pada kemiskinan, justru menyarankan jalan sesat.
Narti lalu menyeret Wiryo ke tempat angker di ujung hutan bambu, tempat yang dipercaya warga sebagai sarangnya energi gelap. Di sanalah, di tengah kabut dan desir angin malam, bisikan tak kasat mata mulai merasuki Wiryo. Suaranya lirih, namun menggema di kepalanya:
“Jadilah Kolor Ijo… Kau tak akan ditindas lagi… Kau akan dihormati… Kau akan punya kuasa…”
Wiryo yang sudah terjepit dan nyaris putus asa akhirnya menyerah. Ia menuruti langkah-langkah ritual yang dipandu suara-suara itu.
Apa yang akan terjadi pada keluarga Wulan usai kakanya Wiryo jadi kolor ijo? Bagaimana kisah mengerikan Wulan selengkapnya? Saksikan “Catatan Hati Perempuan” jam 21.00 WIB di ANTV!