Mana mungkin Sobat Vero tidak mengenal dengan aktor legendaris satu ini, Hubertus Barry Knoch Prima atau yang lebih dikenal dengan Barry Prima. Pria kelahiran Bandung, 19 Agustus 1954 ini merupakan anak keenam dari sepuluh bersaudara dari pasangan ayah berdarah Belanda dan ibu asal Indonesia.
Barry sempat menikah dengan aktris cantik Eva Arnaz pada tahun 1983 silam, namun pernikahan mereka kandas pada tahun 1988 tanpa anak. Setelah itu, Barry mencoba kembali membina rumah tangga dengan wanita yang identitasnya tidak banyak diungkap ke publik.
Dari pernikahan keduanya tersebut, Barry dikaruniai dua orang anak, yaitu Feony Elizabeth Johanna dan Ferozy. Sayangnya, pada April tahun 2023, Feony sempat dikabarkan menghilang, hal itu memicu kekhawatiran keluarga dan penggemar.
Beruntung, Feony ditemukan dalam kondisi selamat. Kejadian tersebut menunjukkan betapa eratnya hubungan keluarga Barry Prima dalam menghadapi cobaan.
Baca Juga: Profil Lengkap Soraya Rasyid Aktris yang Terlibat di Sinetron Rindu Tak Berujung!
Perjalanan Karier Barry Prima
Barry Prima memulai karir beraktingnya pada tahun 1978 melalui film Primitif. Ia pada salah satu wawancara mengaku sangat senang bermain di film tersebut.
Kemudian, namanya semakin melambung usai memerankan tokoh Jaka Sembung dalam film Jaka Sembung Sang Penakluk tahun 1981. Hingga kini, ia telah membintangi lebih dari 60 judul film, bahkan menjadikannya salah satu ikon film laga Indonesia dan disebut sebagai Rambonya Indonesia
Barry Prima bukan sekedar aktor, tetapi juga atlet bela diri yang terlatih. Ia sudah banyak mempelajari ilmu bela diri, seperti taekwondo, judo, jujitsu, dan pencak silat sejak kecil.
Bahkan, ia pernah belajar langsung dari Master Kang, guru bela diri asal Malaysia. Dengan kemampuan bela dirinya tersebut sangat membantu Barry untuk memerankan setiap karakter pahlawan yang ia bintangi.
Beberapa film terkenal yang sempat Barry bintangi di antaranya, Sundel Bolong (1981), Nyi Blorong (1982), Golok Setan (1983), Putri Duyung (1985), Jampang (1989), Janji Joni (2005), Get Married 3 (2011) hingga Hello Ghost (2023).
Selain film, ia juga aktif di dunia sinetron, beberapa yang pernah ia bintangi di antaranya, Emak Gue Jagoan (2006 – 2008), Fatih di Kampung Jawara (2018-2020), Raden Kian Santang: Mahkota Baru Pajajaran (2021), dan Rindu Tak Berujung, sinetron produksi Verona Pictures yang akan segera tayang.
Meski usianya kini sudah memasuki 71 tahun, Barry Prima tetap aktif berakting dan menjadi inspirasi banyak orang. Ia bahkan berkontribusi dalam mempopulerkan genre film laga di Indonesia hingga membuatnya menjadi idola di era 1980-an dan 1990-an.
Kalau soal penghargaan, cukup banyak penghargaan yang telah Barry raih, di antaranya untuk Lifetime Achievement Award dari Festival Film Bandung tahun 2018, Pemeran Pembantu Pria Terpuji Film Bioskop Festival Film Bandung tahun 2006 serta jadi nominasi di berbagai ajang penghargaan, seperti Piala Maya sebagai Aktor Terpilih dalam Omnibus, MTV Indonesia Movie Awards untuk beberapa kategori serta Festival Film Jakarta.
Itulah profil lengkap Barry Prima, kalau Sobat Vero penasaran dengan akting Barry di sinetron “Rindu Tak Berujung” produksi Verona Pictures, maka jangan sampai ketinggalan update-nya karena akan segera tayang di ANTV!
