Mengalami pelecehan seksual bagi perempuan adalah pengalaman paling tidak menyenangkan dalam hidup. Menurut Komnas Perempuan pelecehan seksual merupakan tindakan bernuansa seksual yang bisa disampaikan melalui kontak fisik atau kontak non-fisik yang menyasar ke bagian tubuh seksual atau seksualitas seseorang.
Komnas Perempuan bahkan menemukan setiap hari ada sekitar 35 wanita di Indonesia yang menjadi korban pelecehan seksual. Pelecehan seksual bukan hanya menimbulkan rasa tidak nyaman, tapi juga membuat korban rentan mengalami berbagai gangguan psikis, meliputi gangguan cemas, depresi, PTSD (Post Traumatic Stress Disorder), dan histeria.
Efek yang sangat menganggu kehidupan inilah yang perlu diwaspadai oleh para perempuan untuk bisa menghindari tindak pelecehan seksual. Ada beberapa cara yang perempuan wajib ketahui agar terhindar dari pelecehan seksual.
Hindari Tempat yang Berbahaya
Biasanya pelaku pelecehan seksual mencari tempat sepi dengan pencahayaan kurang untuk menghindari saksi.
Maka, sebagai bentuk pencegahan pelecehan seksual kalian harus menghindari lokasi dan keadaan lingkungan yang sepi agar dapat meminimalisir terjadinya tindak kejahatan seksual.
Jikalau terpaksa melewati area sepi atau gelap maka sebisa mungkin membawa alat penerangan sendiri agar lebih aman. Walau pun di tempat ramai juga tidak menutup kemungkinan tindak pelecehan seksual bisa terjadi, setidaknya kalian tidak sendiri.
Baca Juga: Reuni Penyebab Perselingkuhan Mitos atau Fakta?
Bawa Alat Pelindung Diri
Saat ini sudah banyak alat pelindung diri yang bisa kalian bawa ke mana pun, jadi bagi kalian para perempuan yang sering pulang malam atau melewati tempat sepi, usahakan membawa alat pelindung diri.
Alat pelindung diri tersebut bisa berupa semprotan cabai, peluit/alarm, benda tajam atau keras yang bisa membantu kalian melindungi diri saat keadaan darurat.
Letakkan semua alat tersebut di tempat yang mudah dijangkau sehingga saat diperlukan mudah ditemukan.
Bersikap Tegas dan Beri Batasan
Pelecehan seksual itu bisa dilakukan oleh siapa saja, bahkan orang yang kalian kenal sekalipun. Akibatnya, kalian yang mengalami pelecehan seksual akan bersikap pasif dan diartikan sebagai izin bagi orang lain, padahal kenyataannya tidak begitu.
Maka dari itu, pastikan kalian bersikap tegas sebagai cara untuk menghindari terjadinya tindakan yang berlebihan dan berakhir dengan pelecehan seksual.
Saat bertemu dengan seseorang pastikan tidak hanya berdua saja, cobalah untuk komunikasikan batasan dengan jelas. Jika sudah mulai melewati batas, katakan dengan tegas dan cepat dengan cara yang sopan agar tidak disalahpahami atau diabaikan.
Jika orang tersebut tidak menghormati batasan yang kalian buat, maka segera keluar dari situasi tersebut. Jangan pernah beri kesempatan pada seseorang yang sudah melewati batasan.
Perlu diingat, pelecehan seksual dapat terjadi pada siapa saja dan di mana saja. Baik pria maupun perempuan, keduanya sama-sama berisiko mengalami perilaku bejat tersebut.
Dari cara menghindari pelecehan seksual di atas, mana yang sudah Sobat Vero lakukan? Lindungi diri kalian dari segala sesuatu yang berbau pelecehan seksual dan segera laporkan kepada pihak berwajib apabila mengalaminya!
