
Laporan yang dikeluarkan oleh Institut Kebijakan Energi di Universitas Chicago tersebut menemukan bahaya polusi udarasetara dengan merokok, tetapi berdampak tiga kali lebih burukdaripada konsumsi alkohol atau mengonsumsi air yang terkontaminasi.
Yang lebih mengkhawatirkannya lagi, tak ada satu pun negaradi dunia yang berhasil memenuhi standar kualitas udara yang ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia, yaitu 5 mikrogram polutan per meter kubik udara loh Sobat Vero.
Polusi jadi penyebab kematian tertinggi di Indonesia
Polusi udara masuk menjadi salah satu faktor risiko penyebabkematian tertinggi di Indonesia. Hal ini disumbang darisejumlah penyakit pernapasan atau respirasi, meliputiPenyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK), kanker paru, pneumonia, dan asma, akibat polusi udara dengan kasustertinggi di Indonesia.
Berdasarkan data Institute for Health Metrics and Evaluation (IHME) tahun 2019, berikut ini peringkat faktor risikopenyebab kematian tertinggi di Indonesia akibat polusi udara:
Untuk diketahui, Afika dan Asia merupakan penyumbanglebih dari 92 persen penurunan harapan hidup di seluruhdunia. Bahkan pada sejumlah daerah, polusi udara kini setaradengan ancaman HIV/AIDS dan malaria bagi kesehatanpublik. Apalagi belum tersedianya infrastruktur yang cukupuntuk memperbaiki kualitas udara.
Jadi jika Sobat Vero ingin beraktivitas terutama di tempatyang tinggi polusi udaranya, usahakan selalu menggunakanmasker ya agar mengurangi risiko polusi tersebut masukdalam paru-paru kita.